Tampilkan postingan dengan label mencegah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mencegah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Oktober 2013

Mencegah Dehidrasi Saat Puasa
Mencegah Dehidrasi Saat Puasa - Ketika kita berpuasa tentunya kegiatan makan, minum dan hal-hal yang bisa menyebabkan puasa batal diberhentikan. Karena dalam waktu kurang lebih 13 jam tubuh kita tidak memperoleh asupan cairan, maka hal ini bisa menyebabkan tubuh dehidrasi. Terlebih apabila cuaca panas dan Anda tetap melakukan aktivitas yang banyak, tentu akan sangat mudah mengalami dehidrasi.

Dehidrasi sendiri merupakan hilangnya cairan yang ada di dalam tubuh yang bisa menyebabkan tubuh mengalami beberapa masalah seperti lemas, lelah, lesu, sakit kepala, mulut terasa kering, mual, dan menurunnya daya konsentrasi.

Agar ibadah puasa tetap lancar dan tidak mengalami gangguan-gangguan kesehatan seperti dehidrasi, Blog Inovasi Kesehatan mencoba berbagi tips mencegah dehidrasi saat puasa.
  1. Minum air putih
    Air putih merupakan cairan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh sebab hampir sebagian besar anggota badan kita ini terdiri dari cairan. Maka dari itu, ketika berbuka puasa atau pada saat sahur minumlah air putih yang cukup kurang lebih 2 liter air.

    2 liter ini tidak diminum secara langsung melainkan diminum secara perlahan-lahan, pokoknya dalam sehari kebutuhan air putih terpenuhi. Jika Anda kurang suka dengan air putih yang tidak berasa, Anda bisa mencampur dengan perasaan air lemon atau air buah yang lainnya.
  2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
    Perhatikan makanan yang Anda konsumsi, sebab makanan yang Anda konsumsi juga bisa mempengaruhi Anda mengalami dehidrasi. Konsumsi lah makanan yang sehat dan banyak akan kandungan gizi seperti sayur dan buah-buahan. Sayur dan buah yang banyak mengandung air sangat baik untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu, buah dan sayur juga sangat baik untuk pencernaan sehingga Anda juga akan terhindar dari masalah lain seperti sembelit.
  3. Hindari minum kopi
    Sebagian orang biasanya dengan meminum kopi bisa membuat mata lebih terjaga dan ini menjadi ide yang mudah supaya ibadah lebih semangat. Akan tetapi, ahli diet memberi saran agar jangan mengkonsumsi kopi pada saat sahur sebab kopi bisa memacu tubuh memproduksi urin lebih cepat sehingga tubuh akan cepat kehilangan cairan tubuh.

    Memang pada awal meminum kopi, kandungan kafein dalam kopi akan memberikan asupan energi, namun setelah efeknya hilang maka tubuh malah akan mudah lemas. Jika Anda termasuk pecinta kopi, berhenti untuk tidak minum kopi secara tiba-tiba juga akan susah dan bisa memberikan efek yang jelek seperti sakit kepala.

    Oleh karena itu, Ada bisa mensiasatinya dengan merubah jam minum kopi, yakni pada saat buka atau matahari terbenam. Selain itu minuman yang mengandung soda juga sebisa mungkin harus dihindari karena akan memberikan efek perut akan kembung dan terasa penuh.
  4. Kurangi aktivitas di luar ruangan
    Jika tidak ada sesuatu yang penting untuk dilakukan di luar ruangan, maka sebisa mungkin hindari aktivitas di luar ruangan. Sebab hal ini akan membuat tubuh mudah kehilangan cairan tubuh. Lalu bagaimana jika memang dituntut kerja di luar ruangan? Anda bisa mensiasatinya dengan menaruh handuk basah di kepala atau dengan menggunakan topi dan pakaian yang cerah. Hal ini bisa memberikan efek tubuh terasa dingin dan sejuk.
  5. Minum susu
    Seperti yang diketahui bahwa susu memiliki kandungan yang banyak dan baik untuk tubuh seperti elektrolit, karbohidrat, kalsium, dan protein. Kandungan-kandungan tersebut bisa memberikan efek kenyang dan bisa menghindari dehidrasi. Minum susu pada saat sahur akan lebih bermanfaat ketimbang meminum minuman berenergi atau suplemen-suplemen yang lain.
Demikian artikel tentang mencegah dehidrasi saat puasa, semoga bermanfaat! Jika anda memiliki tips-tips yang lain, silahkan share di sini, terima kasih!

Anda juga bisa membaca artikel yang lainnya, yang tentunya tidak kalah menarik. Manfaat Jambu Air bagi Kesehatan  atau Manfaat Wortel bagi Kesehatan.

Minggu, 20 Oktober 2013

Migrain adalah jenis sakit kepala sebelah dan tidak seluruh bagian kepala sakit semua. Migrain bisa terjadi beberapa kali dalam seminggu, dapat juga hanya satu atau dua kali setahun.
Tubuh bisa lemah selama beberapa hari saat terjadi migrain dan biasanya serangan pertama muncul di usia 30 tahun.

Karakteristik Migrain
Migrain dapat dikenali dari karakteristiknya, hampir setengah penderita mengalami gangguan penglihatan sebagai gejala awal, penderita sukar berbicara, bingung, tangan dan kaki lemah.
Tanda-tanda ini biasanya terjadi 10-30 menit sebelum sakit migrain menyerang.

Tanda-tanda yang umum pada semua jenis migrain adalah sakit kalau kepala digerakkan, timbul rasa mual, muntah, merasa tidak enak kalau terkena sinar atau mendengar suara keras.

Makanan Penyebab.
Secara umum yang mendorong timbulnya migrain adalah stres, lapar dan dehidrasi. Banyak wanita yang mengalami migrain pada saat menstruasi. Migrain juga bisa karena tidak tahan terhadap makanan tertentu seperti keju, coklat atau anggur merah. Kekurangan mineral magnesium bisa menyebabkan migrain.

Pencegahan.
Untuk mengurangi resiko migrain, makanlah secara teratur banyak asupan air putih serta banyak mengkonsumsi makanan sumber magnesium.
Banyak minum air putih penting karena dehidrasi merupakan salah satu pemicu migrain. Tubuh akan mengambil air dari aliran darah dan jaringan tubuh lainnya jika kekurangan cairan.
Pembuluh darah akan mengerut dalam upaya mempertahankan cairan tubuh dan ini yang menyebabkan sakit kepala.

Sumber magnesium adalah:
  • Biji-bijian seperti kacang-kacangan dan sayuran.

  • Tahu.

  • Beras merah. sereal. brokoli. bayam.

  • Kangkung

  • dan lain-lain.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!