Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2014

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXCZB03To7_rBW24-JjWiKxEAitZuDg-Sb7PgZ-EMFBcuHiDQeRCpLc5SCltEjtbKLR9TGoKdbkFP_6xMmC-z4iwR_r8MxaqjW0koJGSkXKtOfWQDq_Z9Z-z-l8ZU63zaajCEilRohL60/s1600/gosok+gigi.jpgRasa Ingin Muntah Saat Menggosok Gigi - Rasa mual saat menggosok gigi -umumnya pada pagi hari- ternyata dialami oleh banyak orang. Rasa ingin muntah ini juga sering muncul secara tiba-tiba.

Sebelumnya Anda tidak mengalaminya, namun sejak beberapa minggu terakhir ini Anda merasakan dorongan untuk muntah tersebut.

Meski begitu, jarang yang merasa mual hingga muntah. Kebanyakan orang hanya mengeluarkan suara ingin muntah, atau setelah bersendawa rasa mual itu hilang dengan sendirinya.

Penyebab rasa mual ini ada berbagai macam:

1. Anda memiliki tenggorokan yang sensitif. Bagian belakang tenggorokan mengalami kontraksi yang menghentikan obyek memasuki tenggorokan, kecuali saat Anda ingin menelan secara normal.

2. Anda menggosok gigi terlalu kencang sehingga menekan bagian dalam tenggorokan. Ingat kan, seorang penderita bulimia biasanya mencolok mulutnya sampai akhirnya memuntahkan makanannya.

3. Faktor psikologis, karena Anda pernah muntah saat menggosok gigi terlalu kencang. Kejadian tak sengaja itu rupanya membekas, sehingga Anda selalu merasa khawatir akan muntah saat menggosok gigi. Pikiran negatif juga bisa menyebabkan kejadian yang negatif.

4. Ada yang mengatakan bahwa mual saat menggosok gigi juga disebabkan oleh naiknya asam lambung (maag). Coba Anda perhatikan, apakah di antara busa pasta gigi Anda terdapat cairan kental berwarna bening kekuningan?

5. Anda sedang hamil, sehingga rasa mual merupakan bagian dari morning sickness yang Anda alami.

Berdasarkan berbagai penyebab ini, Anda sebenarnya dapat mengatasi rasa mual saat menggosok gigi tersebut.

1. Bernafas melalui mulut saat menggosok gigi. Tarik nafas dalam-dalam saat ingin muntah, dan hindari menahan nafas, atau berkonsentrasi bernafas dengan satu cara, karena hal itu hanya akan memperparah keadaan.

2. Jangan membuka mulut terlalu lebar atau dengan kaku. Lemaskan otot-otot mulut dan tenggorokan Anda. Bila memungkinkan, gosoklah gigi Anda perlahan-lahan tanpa membuka mulut. Jika asam lambung naik, buang dulu busa pasta gigi Anda.

3. Jangan memasukkan sikat gigi terlalu dalam, dan menyikat dengan kuat, karena tanpa sengaja tangan Anda bisa menyodok terlalu keras.

4. Ganti sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut, atau ganti pasta gigi dengan rasa yang tidak terlalu pedas. Anda bisa memilih pasta gigi yang rasanya Anda sukai.

5. Minum air hangat saat bangun tidur, lalu berkumur dengan air hangat saat menggosok gigi.

6. Jika Anda tidak yakin dengan kebersihan gigi karena berhenti menggosok gigi sebelum menyentuh semua gigi, bantu dengan obat kumur atau tongue scrapers untuk membersihkan lidah Anda (Anda bisa membelinya di apotek).

7. Jika penggunaan tongue scrapers tetap membuat Anda mual, gunakan dental floss untuk menyapu lidah Anda. Ambil floss sepanjang biasanya, lalu sapukan ke lidah Anda dari dalam ke luar. Cara ini akan cukup berhasil untuk yang memiliki tenggorokan sensitif.

Semoga Postingan mengenai Rasa Ingin Muntah Saat Menggosok Gigi diatas bisa bermanfaat... 

sumber: KOMPAS

Senin, 11 November 2013

Tips Cara Sehat Saat Menstruasi (Datang Bulan) -  Menstruasi merupakan suatu hal yang lazim terjadi pada setiap perempuan yang masih tergolong dalam usia produktif dan bahkan tidak terjadinya menstruasi pada wanita bisa menimbulkan beberapa pertanyaan, apakah sedang hamil, sudah monopouse, atau mungkin terlambat datang bulan. Semua itu tergantung bagi yang mengalaminya.

Siklus menstruasi atau datang bulan pada setiap wanita terkadang tidak sama, baik itu waktu atau lama terjadinya. Terkadang ada yang rutin di tanggal yang sama setiap bulannya dan kadang juga ada yang tidak teratur dan bahwak tidak setiap bulan terjadi.

Jika terjadi menstruasi yang tidak sehat, seperti kadang terlambat dan kadang terlalu cepat, maka efeknya sering kali menimbulkan nyeri di perut yang berlebihan. Ini pun bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti karena mengkomsumsi alkohol, malas berolahraga, atau paling tidak bergerak dalam seharian penuh, memiliki kebiasaan merokok serta kerap kali mengalami stres dan lain sebagainya.

Nah, di bawah ini adalah beberapa Tips Cara Sehat Saat Menstruasi (Datang Bulan) yang bisa dilakukan oleh seorang wanita yang sering kali mengalami masalah nyeri atau persoalan lainnya ketika haid :

1.  Multivitamin Khusus

Bagi wanita yang kerap kali merasa kesakitan ketika datang bulan sebenarnya masalahnya ada pada daerah kandungan atau dinding rahimmnya, untuk itu disarankan mengkomsumsi multivitamin seperti mineral zinc, vitamin B dan E, serta makanan atau vitamin yang banyak mengandung magnesium. Ini dipercaya dapat membantu meregangkan daerah dinding rahim yang sekaligus mengurangi rasa nyeri yang terjadi setiap kali datang bulan/menstruasi/haid.

2.  Berbaring

Ketika merasakan sakit saat menstruasi maka yang bisa dilakukan adalah diantarnaya dengan berbaring agar celananya tidak terasa terlalu ketat dan mengurangi rasa nyerinya dan juga untuk merilekskan tubuh.

3.  Menjaga kebersihan

Daerah kewanitaan adalah daerah basah yang jika tidak dirawat dengan baik akan mudah menimbulkan tumbuhnya jamur dan lain sebagainya yang menimbulkan efek pada saat haid, untuk itu banyak pakar menyarankan agar selalu rutin mengganti pembalut, paling tidak 2 atau 3 jam sekali, sering mengganti pakaian dalam dan kalau bisa yang terbuat dari bahan katun, serta membersihkan dengan air yang bersih saja.
menstruasi haid datang bulan

4.  Olahraga Rutin

Kebanyakan perempuan yang mengalami datang bulan lebih senang berdiam diri di rumah. Padahal dengan berolahraga akan memberikan efek positif pada tubuh yaitu melemaskan seluruh otot tubuh dan mengurangi penimbunan cairan pada tubuh yang berlebih yang tentunya bisa mengurangi rasa nyeri saat menstruasi.

Olahraga juga sebaiknya jangan dilakukan sekali dua kali aja, kalau bisa rutin setiap hari karena otot yang selalu mengalami pergerakan tentu akan berbeda keadaannya dengan yang jarang berolahraga yang mana tidak akan terlalu menyiksa saat haid.

5.  Makanan Sehat

Beberapa makanan sehat yang baik dikomsumsi untuk kesehatan metabolisme tubuh dan juga wanita yang menstruasi adalah :

-  Telur masak. Kandungan dalam makanan alami ini baik untuk mengurangi rasa nyeri saat datang bulan karena banyak mengandung protein dan kalsium.

-  Susu kedelai. Minuman ini banyak mengandung vitamin dan protein dan sangat baik untuk melancarkan haid tanpa menimbulkan efek samping sama sekali.

-  Brokoli. Ini juga baik untuk menjaga agar siklus menstruasi bisa teratur setiap bulan.

-  Tahu dan tempe. Sebenarnya bukan hanya tahu dan tempe saja, tapi semua makanan yang banyak menghasilkan kalsium baik untuk mengurangi rasa sakit dan juga ketegangan otot saat datang bulan tiba.

Selain beberapa yang disebutkan di atas anda juga bisa memperbanyak makan buah segar yang baik untuk kesehatan dan metabolisme tubuh.

Jika anda tidak puas anda bisa menggunakan produk penghilang nyeri datang bulan yang banyak diiklankan, seperti Kiranti dan lain sebagainya. Tapi perlu diperhatikan, bahwa apa saja yang dilakukan berlebihan selalu tidak baik hasilnya, apa lagi sakit seperti ini sebenarnya biasa dan akan hilang dengan sendirinya.

Intinya, anda bisa saja melakukan pengobatan tapi jangan berlebih, baiknya juga bisa gunakan obat gosok kalau nyerinya tak tertahankan karena tidakk akan menimbulkan efek samping.

Bagaimana Tips Cara Sehat Saat Menstruasi (Datang Bulan) yang telah anda pelajari di atas? Yang trepenting dari semua tips di atas sebenarnya dengan merubah pola hidup menjadi lebih sehat karena tidak semua wanita mengalami nyeri yang sama, tergantung dengan gaya hidup dan aktivitasnya sehari-hari yang kadang membedakannya. Baca juga lainnya di Cara Pakai Jilbab Pashmina dan Saya Jual Beli Blog Murah

Jumat, 25 Oktober 2013

Mencegah Dehidrasi Saat Puasa
Mencegah Dehidrasi Saat Puasa - Ketika kita berpuasa tentunya kegiatan makan, minum dan hal-hal yang bisa menyebabkan puasa batal diberhentikan. Karena dalam waktu kurang lebih 13 jam tubuh kita tidak memperoleh asupan cairan, maka hal ini bisa menyebabkan tubuh dehidrasi. Terlebih apabila cuaca panas dan Anda tetap melakukan aktivitas yang banyak, tentu akan sangat mudah mengalami dehidrasi.

Dehidrasi sendiri merupakan hilangnya cairan yang ada di dalam tubuh yang bisa menyebabkan tubuh mengalami beberapa masalah seperti lemas, lelah, lesu, sakit kepala, mulut terasa kering, mual, dan menurunnya daya konsentrasi.

Agar ibadah puasa tetap lancar dan tidak mengalami gangguan-gangguan kesehatan seperti dehidrasi, Blog Inovasi Kesehatan mencoba berbagi tips mencegah dehidrasi saat puasa.
  1. Minum air putih
    Air putih merupakan cairan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh sebab hampir sebagian besar anggota badan kita ini terdiri dari cairan. Maka dari itu, ketika berbuka puasa atau pada saat sahur minumlah air putih yang cukup kurang lebih 2 liter air.

    2 liter ini tidak diminum secara langsung melainkan diminum secara perlahan-lahan, pokoknya dalam sehari kebutuhan air putih terpenuhi. Jika Anda kurang suka dengan air putih yang tidak berasa, Anda bisa mencampur dengan perasaan air lemon atau air buah yang lainnya.
  2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
    Perhatikan makanan yang Anda konsumsi, sebab makanan yang Anda konsumsi juga bisa mempengaruhi Anda mengalami dehidrasi. Konsumsi lah makanan yang sehat dan banyak akan kandungan gizi seperti sayur dan buah-buahan. Sayur dan buah yang banyak mengandung air sangat baik untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu, buah dan sayur juga sangat baik untuk pencernaan sehingga Anda juga akan terhindar dari masalah lain seperti sembelit.
  3. Hindari minum kopi
    Sebagian orang biasanya dengan meminum kopi bisa membuat mata lebih terjaga dan ini menjadi ide yang mudah supaya ibadah lebih semangat. Akan tetapi, ahli diet memberi saran agar jangan mengkonsumsi kopi pada saat sahur sebab kopi bisa memacu tubuh memproduksi urin lebih cepat sehingga tubuh akan cepat kehilangan cairan tubuh.

    Memang pada awal meminum kopi, kandungan kafein dalam kopi akan memberikan asupan energi, namun setelah efeknya hilang maka tubuh malah akan mudah lemas. Jika Anda termasuk pecinta kopi, berhenti untuk tidak minum kopi secara tiba-tiba juga akan susah dan bisa memberikan efek yang jelek seperti sakit kepala.

    Oleh karena itu, Ada bisa mensiasatinya dengan merubah jam minum kopi, yakni pada saat buka atau matahari terbenam. Selain itu minuman yang mengandung soda juga sebisa mungkin harus dihindari karena akan memberikan efek perut akan kembung dan terasa penuh.
  4. Kurangi aktivitas di luar ruangan
    Jika tidak ada sesuatu yang penting untuk dilakukan di luar ruangan, maka sebisa mungkin hindari aktivitas di luar ruangan. Sebab hal ini akan membuat tubuh mudah kehilangan cairan tubuh. Lalu bagaimana jika memang dituntut kerja di luar ruangan? Anda bisa mensiasatinya dengan menaruh handuk basah di kepala atau dengan menggunakan topi dan pakaian yang cerah. Hal ini bisa memberikan efek tubuh terasa dingin dan sejuk.
  5. Minum susu
    Seperti yang diketahui bahwa susu memiliki kandungan yang banyak dan baik untuk tubuh seperti elektrolit, karbohidrat, kalsium, dan protein. Kandungan-kandungan tersebut bisa memberikan efek kenyang dan bisa menghindari dehidrasi. Minum susu pada saat sahur akan lebih bermanfaat ketimbang meminum minuman berenergi atau suplemen-suplemen yang lain.
Demikian artikel tentang mencegah dehidrasi saat puasa, semoga bermanfaat! Jika anda memiliki tips-tips yang lain, silahkan share di sini, terima kasih!

Anda juga bisa membaca artikel yang lainnya, yang tentunya tidak kalah menarik. Manfaat Jambu Air bagi Kesehatan  atau Manfaat Wortel bagi Kesehatan.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!